Rabu, 07 Juli 2021

Strategi Pembelajaran

 

Lindri Lestari

Bismillahirrahmanirraham

A. Pengertian Strategi

        Kata strategi berasal dari bahasa Latin strategia, yang diartikan sebagai seni penggunaan rencana untuk mencapai tujuan. Strategi pembelajaran menurut Frelberg & Driscoll (1992) dapat digunakan untuk mencapai berbagai tujuan pemberian materi pelajaran pada berbagai tingkatan, untuk siswa yang berbeda, dalam konteks yang berbeda pula. Gerlach & Ely (1980) mengatakan bahwa strategi pembelajaran merupakan cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan materi pelajaran dalam lingkungan pembelajaran tertentu, meliputi sifat, lingkup, dan urutan kegiatan yang dapat memberikan pengalaman belajar kepada siswa. Dick & Carey (1996) berpendapat bahwa strategi pembelajaran tidak hanya terbatas pada prosedur kegiatan, melainkan juga termasuk di dalamnya materi atau paket pembelajaran. Strategi pembelajaran terdiri atas semua komponen materi pelajaran dan prosedur yang akan digunakan untuk membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran tertentu.

        Strategi pembelajaran juga dapat diartikan sebagai pola kegiatan pembelajaran yang dipilih dan digunakan guru secara kontekstual, sesuai dengan karakteristik siswa, kondisi sekolah, lingkungan sekitar serta tujuan khusus pembelajaran yang dirumuskan. Gerlach & Ely (1980) juga mengatakan bahwa perlu adanya kaitan antara strategi pembelajaran dengan tujuan pembelajaran, agar diperoleh langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien. Strategi pembelajaran terdiri dari metode dan teknik (prosedur) yang akan menjamin bahwa siswa akan betul-betul mencapai tujuan pembelajaran. Kata metode dan teknik sering digunakan secara bergantian. Gerlach & Ely (1980) mengatakan bahwa teknik (yang kadangkadang disebut metode) dapat diamati dalam setiap kegiatan pembelajaran. Teknik adalah jalan atau alat (way or means) yang digunakan oleh guru untuk mengarahkan kegiatan siswa ke arah tujuan yang akan dicapai. Guru yang efektif sewaktu-waktu siap menggunakan berbagai metode (teknik) dengan efektif dan efisien menuju tercapainya tujuan.

 

B. Jenis-Jenis Strategi Pembelajaran

        Dalam pelaksanaan pendidikan tentunya banyak contoh strategi pembelajaran yang dapat digunakan. Misalnya, jika strategi pembelajaran memiliki sisi positif dan negatif, perlu diketahui apa sisi negatif dan positifnya. agar lebih mudah dikendalikan. Berikut penjelasannya:

·         Metode Ceramah

            Yaitu penuturan materi dalam bahan ajar secara lisan yang dilakukan oleh guru.

a.       Kelebihan:

Ø  Ini adalah metode yang mudah dan murah

Ø  Dapat menyajikan materi pelajaran secara luas dan lebih detail.

Ø  Guru dapat mengontrol keadaan kelas dengan lebih mudah.

b.      Kekurangan:

Ø  Materi yang diserap siswa hanyalah apa yang diajarkan guru di dalam kelas.

Ø  Tidak ada peragaan khusus dari setiap materi yang disajikan.

Ø  Siswa juga sering merasa bosan jika guru tidak memiliki kemampuan berbahasa yang baik.

Ø  Lebih sulit untuk mendeteksi tingkat pemahaman siswa.

·         Metode Demonstrasi

            Merupakan jenis metode yang menyajikan materi pelajaran kepada siswa dicampur dengan penjelasan.

a.       Kelebihan:

Ø  Siswa tidak akan ketinggalan pemahaman karena penjelasan disertai dengan latihan.

Ø  Proses pembelajaran juga akan lebih menarik karena siswa tidak hanya mendengarkan.

Ø  Dengan proses mengamati, siswa dapat mengembangkan pola berpikirnya dalam menghubungkan antara teori dan praktik.

b.      Kekurangan:

Ø  Memerlukan persiapan yang lebih matang dari segi bahan, peralatan dan juga bahan dan tempat. Karena jika tidak, justru akan berdampak pada tidak efektifnya proses pembelajaran. Hal tersebut hanya dapat dilakukan oleh guru yang memiliki kemampuan dan keterampilan khusus.

·         Metode Diskusi

            Merupakan jenis metode yang menghadapkan siswa pada suatu masalah untuk menemukan solusi yang tepat.

a.       Kelebihan:

Ø  Dapat merangsang siswa untuk berpikir lebih kreatif.

Ø  Dapat melatih siswa dalam mengungkapkan pendapatnya.

Ø  Dapat melatih siswa untuk saling menghargai sudut pandang.

b.      Kekurangan:

Ø  Kegiatan diskusi seringkali hanya dikuasai oleh orang-orang tertentu.

Ø  Dapat mengaburkan kesimpulan dalam suatu pelajaran, karena topiknya bisa lebih luas.

Ø  Seringkali ada perbedaan pendapat yang berujung pada emosi.

Ø  Perlu waktu lama untuk mempelajari suatu mata pelajaran tertentu.

·         Metode Simulasi

            Merupakan metode yang menghadirkan situasi tiruan, yang dimaksudkan agar setiap siswa memahami konsep dan juga materi yang disampaikan.

a.       Kelebihan:

Ø  Dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi suatu keadaan yang sebenarnya.

Ø  Dapat mengembangkan sisi kreatif seorang siswa saat melakukan proses pembelajaran.

Ø  Dapat menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri.

Ø  Dapat meningkatkan semangat belajar siswa.

b.      Kekurangan:

      Ada beberapa faktor psikologis siswa, misalnya rasa malu ketika sedang melakukan simulasi tersebut.

Ø  Strategi Pembelajaran Macam Macam

Ø  Setelah mengetahui jenis dan contoh strategi pembelajaran maka berikutnya akan dibahas mengenai macam-macam cara dan tips strategi pembelajaran yang baik dan benar. Strategi belajar yang benar-benar mempengaruhi suasana hati serta minat seseorang untuk memiliki kemauan belajar. Pentingnya seorang pengajar atau guru memahami hal ini karena dapat meningkatkan kegiatan belajar.

Ø  Mendorong Komunikasi Kelompok

      Tanyakan kepada siswa apa yang ingin mereka capai dengan belajar mereka dan bagaimana mereka berencana untuk menyelesaikannya. Mintalah mereka untuk terbuka dan jujur ​​​​tentang tantangan yang mereka hadapi sehingga seorang pengajar dapat memberikan suasana yang mendukung.

Ø  Cari Tahu Teknik Belajar yang Tepat

      Kenali apa yang dilakukan anak-anak tersebut untuk memaksimalkan manfaat waktu belajar. Semoga anda akan mendapat banyak jawaban berbeda dari mereka. Setelah mendapatkan informasi tersebut, Anda dapat membujuk mereka untuk menuju pengembangan pendekatan.

C.    Klasifikasi Starategi Pembelajaran

      Pada strategi pembelajaran dapat diklasifikasikan menjadi beberapa macam yaitu:

v  Strategi Pembelajaran Langsung (direct instruction)

      Pada strategi ini merupakan pembelajaran yang banyak diarahkan oleh Guru. Strategi ini bersifat efektif untuk menentukan informasi atau membangun keterampilan tahap demi tahap. Biasanya, guru memberikan informasi tentang latar belakang, mendemonstrasikan keterampilan yang sedang diberikan kemudian memberikan waktu kepada peserta didik untuk dijadikan bahan latihan keterampilan tersebut dan menerima umpan balik apa yang anak didik lakukan. 

v  Strategi Pembelajaran Tidak Langsung (indirect instruction)

      Pada strategi ini umumnya diutamakan pada peserta didik walaupun strategi pembelajaran langsung dan tidak langsung dapat saling bergantung satu sama lain. Dalam strategi pembelajaran ini peranan guru yang biasanya disebut sebagai seorang penceramah bergeser menjadi fasilitator. Mengapa dikatakan seperti itu? Karena sebagai seorang guru harus dapat mengelola lingkungan belajar ketika di dalam kelas dan memberikan kesempatan kepada anak didik untuk ikut terlibat.

v  Strategi Pembelajaran Interaktif 

      Dalam strategi pembelajaran interaktif lebih menekankan pada diskusi dan sharing antara guru dengan peserta didik. Karena dengan diskusi dan sharing dapat memberi kesempatan untuk peserta didik berkreasi terhadap gagasan, pendekatan, pengalaman dan pengetahuan serta dapat membentuk cara alternatif berpikir dan merasakan.

v  Strategi Pembelajaran Mandiri

      Pembelajaran mandiri merupakan strategi pembelajaran yang bertujuan untuk membentuk inisiatif dari tiap individu, kemandirian, dan peningkatan diri. Sistem strategi ini berfokus pada perencanaan belajar mandiri oleh peserta didik namun tetap dengan bantu seorang guru. Maksud dari belajar mandiri ini dapat dilakukan dengan teman sebaya nya atau dibentuk menjadi bagian kelompok kecil.

            Jadi dapat disimpulkan bahwa strategi adalah suatu pola yang direncanakan dan ditetapkan secara sengaja untuk melakukan kegiatan atau tindakan. Dimana pembelajaran adalah upaya pendidik untuk membantu peserta didik melakukan kegiatan belajar. Dengan demikian strategi pembelajaran mencakup penggunaan pendekatan, metode dan teknik, bentuk media, sumber belajar, pengelompokan peserta didik, untuk mewujudkan interaksi edukasi antara pendidik dengan peserta didik, antar peserta didik, dan terhadap proses, hasil, dan/atau dampak kegiatan pembelajaran. Dalam hal ini, strategi pembelajaran di artikan sebagai perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang di desain untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SISTEM EVALUASI

Nama : Lindri Lestari (11901199) Kelas : PAI 4 F Dosen : Farninda Aditya,M.Pd Pengertian Evaluasi Pembelajaran Evaluasi pembelajaran adalah ...